JAKARTA - Isu pergantian pelatih di Real Madrid kembali menghangat setelah muncul kabar yang mengaitkan Jurgen Klopp dengan kursi pelatih kepala.
Nama pelatih asal Jerman itu disebut-sebut sebagai figur yang dinilai mampu membawa perubahan besar di Santiago Bernabeu, terutama setelah dinamika internal tim dan hasil pertandingan yang kurang konsisten. Kabar ini memunculkan spekulasi luas terkait arah baru yang mungkin diambil Los Blancos jika Klopp benar-benar datang.
Sorotan utama bukan hanya soal gaya melatih Klopp, tetapi juga rencana besar yang disebut bakal ia lakukan. Klopp dikabarkan siap melakukan perombakan skuad secara signifikan, termasuk melepas sejumlah pemain bintang. Langkah tersebut dinilai sebagai bagian dari restrukturisasi untuk membangun tim yang lebih seimbang dan kompetitif dalam jangka panjang.
Jejak karier Klopp kembali jadi perhatian publik
Jurgen Klopp sebelumnya menutup kiprahnya di Liverpool pada akhir musim 2023/24. Saat itu, tongkat estafet kepelatihan diserahkan kepada Arne Slot, yang kemudian membawa Liverpool menjuarai Liga Inggris untuk pertama kalinya sejak 2020. Keputusan Klopp mundur dari dunia kepelatihan sempat dianggap sebagai akhir dari era panjangnya di level klub elite.
Setelah meninggalkan Anfield, Klopp menjalani peran baru sebagai Kepala Sepak Bola Global Red Bull. Dalam posisi tersebut, ia terlibat dalam pengembangan beberapa klub seperti RB Leipzig, RB Salzburg, dan New York Red Bulls. Meski relatif baru, peran ini tetap membuat Klopp berada di lingkaran elite sepak bola dunia.
Namun, kabar mengenai kemungkinan kembalinya Klopp ke dunia kepelatihan terus berembus. Real Madrid menjadi salah satu klub yang paling sering disebut, seiring kebutuhan mereka akan figur kuat untuk menstabilkan ruang ganti dan mengembalikan performa tim.
Situasi Real Madrid usai pergantian pelatih
Real Madrid baru saja mengambil keputusan besar dengan memecat Alonso pada Senin malam. Keputusan itu diambil setelah kekalahan 2-3 dari Barcelona di final Piala Super Spanyol. Hasil tersebut menjadi puncak dari spekulasi panjang mengenai ketidakstabilan di ruang ganti, termasuk isu taktik yang disebut tidak lagi sejalan dengan karakter pemain.
Sebagai solusi sementara, manajemen menunjuk Alvaro Arbeloa sebagai pengganti langsung. Namun, debut Arbeloa tidak berjalan mulus. Real Madrid harus menelan kekalahan dan tersingkir dari Copa del Rey usai ditaklukkan Albacete dengan skor 3-2. Hasil ini memicu kembali diskusi soal masa depan kursi pelatih.
Meski demikian, kekalahan tersebut belum menjadi tolok ukur mutlak bagi Arbeloa. Ia baru menjalani satu sesi latihan sebelum laga, sehingga manajemen masih memberikan waktu untuk menilai kemampuannya di kompetisi lain.
Pandangan Fabrizio Romano soal peluang Klopp
Pakar transfer Fabrizio Romano memberikan gambaran situasi yang lebih luas terkait rumor Klopp ke Real Madrid. Ia menegaskan bahwa kekalahan Arbeloa di laga perdana tidak serta-merta menentukan masa depannya. Arbeloa disebut masih akan mendapat kesempatan di Liga Champions dan La Liga.
“Mengenai Jurgen Klopp, ada orang-orang di dalam Real Madrid yang sangat menghargainya, dan saya dapat memastikan bahwa ia memiliki pendukung di dalam klub,” kata Romano. Namun, ia juga menekankan bahwa langkah awal harus datang dari Klopp sendiri.
Menurut Romano, Real Madrid tidak akan secara aktif mendekati Klopp. Jika pelatih asal Jerman itu secara terbuka menyatakan keinginannya untuk kembali melatih, barulah kemungkinan tersebut dapat dipertimbangkan, terutama jika Arbeloa gagal meyakinkan manajemen.
Rencana restrukturisasi skuad Real Madrid
Laporan dari Spanyol menyebut bahwa Klopp telah berjanji akan melakukan restrukturisasi besar jika dipercaya menangani Real Madrid. Fokus utamanya adalah membangun tim yang lebih solid secara kolektif, bukan hanya bertumpu pada nama besar.
Dalam rencana tersebut, lima pemain disebut berada dalam posisi genting. Ferland Mendy dan David Alaba menjadi dua nama pertama yang dikabarkan akan dilepas. Selain itu, Eduardo Camavinga dan Dani Ceballos juga disebut masuk daftar pemain yang kesabarannya telah habis di Bernabeu.
Nama lain yang turut disorot adalah Brahim Diaz. Kelima pemain tersebut disebut tidak sepenuhnya sesuai dengan visi jangka panjang Klopp, yang dikenal mengutamakan intensitas, kedisiplinan taktik, dan keseimbangan antar lini.
Target utama Klopp dalam membangun tim
Selain daftar pemain yang berpotensi dilepas, laporan tersebut juga menyoroti dua fokus utama Klopp dalam membangun ulang Real Madrid. Disebutkan bahwa “dua obsesi terbesar Klopp adalah bek tengah kelas atas yang dapat menjadi pemimpin pertahanan, dan gelandang yang dapat mengatur permainan kolektif”.
Kebutuhan akan bek tengah pemimpin dinilai penting untuk memperkuat fondasi pertahanan. Sementara itu, kehadiran gelandang pengatur permainan dianggap krusial untuk menyatukan ritme tim, terutama dalam menghadapi pertandingan-pertandingan besar.
Jika rencana ini terwujud, Real Madrid berpotensi memasuki fase transisi besar. Langkah tersebut memang berisiko, tetapi juga membuka peluang bagi Los Blancos untuk membangun kembali identitas permainan yang lebih kuat dan berkelanjutan di bawah arahan pelatih berpengalaman seperti Jurgen Klopp.